Rabu, 04 Februari 2015

contoh bahasa c++ 2

// biaya percakapan
# include <stdio.h> //  sebuah compiler
# include <math.h>

int main() {
  int h1, m1, s1, h2, m2, s2, biaya;
// jenis type data interger dan variabel h1, m1, s1, h2, m2, s2, biaya
  long mulai, selesai, durasi_detik, slot_waktu;
 //jenis type data long interger dan variabel mulai, selesai, durasi_detik, slot_waktu
  printf("jam mulai   ? "); // menapilkan tampilan jam mulai
  scanf("%d:%d:%d", &h1, &m1, &s1); // memasukan data yang diinginkan contoh 10:55:50
  printf("jam selesai ? "); // menampilkan jam selesai
  scanf("%d:%d:%d", &h2, &m2, &s2); // memasukan data yang diinginkan contoh 12:03:12
  mulai = h1 * 3600 + m1 * 60 + s1;
// proses untuk mencari nilai mulai yang mana h1 * 3600 + m1 * 60 + s1
  selesai = h2 * 3600 + m2 * 60 + s2;
// proses untuk mencari nilai selesai  h2 * 3600 + m2 * 60 + s2
  durasi_detik = selesai - mulai; // menghitung durasi detik =selesai - mulai
  slot_waktu = durasi_detik / 30; // menghitung slot waktu = durasi_detik / 30
  biaya = slot_waktu * 8; //menghitung biaya =slot_waktu * 8
  if ((slot_waktu * 30) < durasi_detik) // jika slot waktu di kali 30 hasilnya kurang dari durasi detik
    biaya += durasi_detik - slot_waktu * 30; // maka biaya = durasi_detik - slot_waktu * 30
  printf("biaya percakapan = %d", biaya);  // maka dicetak biaya percakapan
  return 0;
}
/* note : h= hour
m= menit
s= sekon/ detik
 Jadi jika ada perintah printf maka dia akan mencetak yang tertulis seperti pada contoh : printf ("jam mulai "); maka dicetak nama sesuai yang tertulis
scanf sebuah perintah memasukan atau menginput data yang kita masukan yang berformat
jenis type data yang digunakan disini adalah int (interger) biasanya untuk huruf dan angka 
dan juga long (long interger) digunakan untuk angka yang banyak  ,, karakter konversi type data disini memakai 
(%d)atau signed decimal interger karakter dan variabel disini seperti mulai selesai */


// mohon maaf jika ada kesalahan 

contoh bahasa c++

Contoh dari bahasa c++

/* Potongan harga untuk 4 buku tulis */
# include <stdio.h>     // sebuah compiler 

int main () {
  int m_unit, harga, nilai; //  sebuah type data dan variabel
  int   i;

  printf("POTONGAN Harga buku tulis \n"); // menampilkan potongan harga buku tulis
  for (i = 0; i < 19; i++) printf("="); printf("\n"); // untuk menampilkan (=) berada di bawah potongan harga sesuai dengan angkanya
  printf("jumlah unit ? "); // menampilkan tampilan jumlah unit yang akan dibeli 
  scanf("%d", &m_unit); // memasukan data yang akan dibeli berapa banyak
  printf("harga unit  ? "); // menampilkan harga unit
  scanf("%d", &harga); // memasukan data harga barang yang dibeli
  if (m_unit <= 4)  nilai = m_unit * harga * 0.8;
// jika kita membeli kurang dari atau sama dengan 4 maka nilainya = jumlah jumlah yang di beli * harga * 0.8
  else
    nilai = (4 * harga * 0.8) + (m_unit - 4) * harga;
  //kecuali jika beli dari 4 maka nilainya= (4 * harga * 0.8) + (m_unit - 4) * harga
  printf("total harga = %.0d\n", nilai); // menampilkan total harga yang dibeli
  fflush(stdin); getchar(); // untuk menampilkan hasil dari program dan tidak akan cepat hilang
  return 0;
}

/* Jadi jika ada perintah printf maka dia akan mencetak yang tertulis seperti pada contoh : printf ("potongan harga susu ? ");
 maka dicetak nama sesuai yang tertulis
scanf sebuah perintah memasukan atau menginput data yang kita masukan yang berformat
jenis type data yang digunakan disin adalah int (interger) biasanya untuk huruf 
digunakan untuk angka dan huruf dan huruf ,,
karakter konversi type data disini memakai string (%d) atau signed decimal interger 
dan variabel disini seperti m_unit,harga*/



mohon maaf bila ada kesalahan

Minggu, 01 Februari 2015

flowchart

 Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.

Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.

2. PEDOMAN-PEDOMAN DALAM MEMBUAT FLOWCHART
Bila seorang analis dan programmer akan membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti :
1. Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2. Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
3. Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
4. Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja, misalkan MENGHITUNG PAJAK PENJUALAN.
5. Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
6. Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
7. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

3. JENIS-JENIS FLOWCHART
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
§ Flowchart Sistem (System Flowchart)
§ Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
§ Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
§ Flowchart Program (Program Flowchart)
§ Flowchart Proses (Process Flowchart)

3.1. FLOWCHART SISTEM

Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan deskripsi secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk suatu sistem.

Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan proses yang mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart sistem dapat digambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline (tidak dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash register atau kalkulator).

3.2. FLOWCHART PAPERWORK / FLOWCHART DOKUMEN

Flowchart Paperwork menelusuri alur dari data yang ditulis melalui sistem. Flowchart Paperwork sering disebut juga dengan Flowchart Dokumen.
Kegunaan utamanya adalah untuk menelusuri alur form dan laporan sistem dari satu bagian ke bagian lain baik bagaimana alur form dan laporan diproses, dicatat dan disimpan.
3.3. FLOWCHART SKEMATIK
Flowchart Skematik mirip dengan Flowchart Sistem yang menggambarkan suatu sistem atau prosedur. Flowchart Skematik ini bukan hanya menggunakan simbol-simbol flowchart standar, tetapi juga menggunakan gambar-gambar komputer, peripheral, form-form atau peralatan lain yang digunakan dalam sistem.
Flowchart Skematik digunakan sebagai alat komunikasi antara analis sistem dengan seseorang yang tidak familiar dengan simbol-simbol flowchart yang konvensional. Pemakaian gambar sebagai ganti dari simbol-simbol flowchart akan menghemat waktu yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mempelajari simbol abstrak sebelum dapat mengerti flowchart.
Gambar-gambar ini mengurangi kemungkinan salah pengertian tentang sistem, hal ini disebabkan oleh ketidak-mengertian tentang simbol-simbol yang digunakan. Gambar-gambar juga memudahkan pengamat untuk mengerti segala sesuatu yang dimaksudkan oleh analis, sehingga hasilnya lebih menyenangkan dan tanpa ada salah pengertian.

3.4. FLOWCHART PROGRAM
Flowchart Program dihasilkan dari Flowchart Sistem.
Flowchart Program merupakan keterangan yang lebih rinci tentang bagaimana setiap langkah program atau prosedur sesungguhnya dilaksanakan. Flowchart ini menunjukkan setiap langkah program atau prosedur dalam urutan yang tepat saat terjadi.
Programmer menggunakan flowchart program untuk menggambarkan urutan instruksi dari program komputer.
Analis Sistem menggunakan flowchart program untuk menggambarkan urutan tugas-tugas pekerjaan dalam suatu prosedur atau operasi.

3.5. FLOWCHART PROSES
Flowchart Proses merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.
 Flowchart Proses digunakan oleh perekayasa industrial dalam mempelajari dan mengembangkan proses-proses manufacturing. Dalam analisis sistem, flowchart ini digunakan secara efektif untuk menelusuri alur suatu laporan atau form.

4. SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART
Simbol-simbol flowchart yang biasanya dipakai adalah simbol-simbol flowchart standar yang dikeluarkan oleh ANSI dan ISO.
simbol - simbol 



contoh flowchart

membuka rekening
saldo simpanan awal
jika withdraw bandingkan dengan saldo amount
jika amount lebih besar dari saldo awal maka tampilannya akan eror
jika tidak amount akan berkurang sebanyak amount
tampilan selesai
program selesai 

contoh 2

Percabangan adalah suatu intruksi pernyataan dari kondisi yang bernilai benar atau salah, sedangkan pengertian Perulangan adalah suatu interaksi yang berulang-ulang dari suatu kondisi

dalam sebuah Algoritma kita juga dapat menemukan bermacam - macam operator, yang terbagi menjadi 2 yaitu :

a. operator : +, -,  /,  *,  mod

b. operator logika : <, > , > = , < = , =

contoh kita akan membuat kalimat "Selamat Datang" sebanyak 10 kali.
inilah susunan flowchartnya
disini kita menggunakan if a<=10 yang berarti saat tulisan "selamat datang" sudah mencapai 10 kali maka program akan selesai dijalankan

algoritma

Algoritma


Orang barat membaca Al-Khuwarizmi menjadi Algorism yang sebenarnya tidak berhubungan dengan kata Yunani arithmos yaitu angka akan tetapi dulunya digunakan untuk menerangkan sistem desimal moderen untuk menulis dan memanipulasi angka-angka khususnya dalam angka-angka arab.
Perubahan kata dari Algorism menjadi Algorithm muncul karena kata Algorism sering dipelesetkan (corrupted) dengan Arithmetic, sehingga akhiran -sm berubah menjadi -thm. Mengingat perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata Algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. Istilah Algorithm dalam Bahasa Indonesia disebut menjadi Algoritma.
B. Definisi Algoritma
“Algoritma merupakan suatu urutan langkah-langkah (steps) yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah dan dapat dieksekusi. “
Dalam defenisi diatas istilah “komputer” tidak terlihat sehingga sebuah algoritma tidak selalu berhubungan dengan komputer. Dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat proses yang dinyatakan dalam suatu algoritma. Contohnya, cara membuat masakan yang dinyatakan dalam suatu resep juga dapat disebut sebagai sebuah algoritma. Pada setiap resep selalu ada urutan langkah-langkah membuat masakan. Bila langkah-langkahnya tidak logis, maka tidak akan dapat dihasilkan masakan yang diinginkan. Ibu-ibu yang mencoba suatu resep masakan akan membaca (mengikuti) satu per satu langkah-langkah pembuatannya lalu ia mengerjakan proses itu sesuai dengan yang ia baca. Secara umum, pihak (benda) yang mengerjakan proses disebut pemroses (processor). Pemroses tersebut dapat berupa manusia, komputer, robot atau alat-alat elektronik lainnya. Pemroses melakukan suatu proses dengan melaksanakan atau “mengeksekusi” algoritma yang menjabarkan proses tersebut.
Melaksanakan Algoritma berarti mengerjakan langkah-langkah di dalam Algoritma tersebut. Pemroses mengerjakan proses sesuai dengan algoritma yang diberikan kepadanya. Juru masak membuat kue berdasarkan resep yang diberikan kepadanya, pianis memainkan lagu berdasarkan papan not balok. Karena itu suatu Algoritma harus dinyatakan dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemroses. Jadi suatu pemroses harus :
1. Mengerti setiap langkah dalam Algoritma
2. Mengerjakan operasi yang bersesuaian dengan langkah tersebut.
Kata logis merupakan kata kunci dalam sebuah Algoritma karena setiap langkah dalam Algoritma harus logis (jelas dan pasti) dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Sebuah algoritma diperbolehkan tanpa ada input tetapi minimal harus ada 1 output. Jumlah langkah (steps) dalam sebuah algoritma harus berhingga atau dengan kata lain harus ada akhir proses.
Umumnya sebuah algoritma sering dikaitkan dengan perhitungan dan mengingat proses perhitungan dilakukan dengan cepat oleh sebuah komputer maka secara umum sekarang ini sebuah algoritma menjadi selalu berkaitan dengan komputer. Komputer merupakan suatu alat elektronika yang mempunyai kemampuan untuk melakukan perhitungan dan membuat keputusan logika dengan jumlah waktu yang jauh lebih cepat dari kemampuan manusia. Pada saat ini, sebuah PC (personal computer) dapat melakukan puluhan juta penjumlahan dalam waktu satu detik. Sebuah output kadang-kadang memerlukan lebih dari satu algoritma khususnya dalam Penginderaan Jarak Jauh yang umumnya memerlukan banyak algoritma untuk menghasilkan sebuah output sehingga untuk menghasilkan sebuah output yang benar dan cepat maka algoritma dalam Penginderaan Jarak Jauh selalu berhubungan dengan komputer.
Komputer memproses data dengan menggunakan kumpulan instruksi (langkah) yang disebut program. Program ini memandu komputer untuk melaksanakan kerja (mengeksekusi perintah) yang secara sistematis dan berstruktur disusun oleh seseorang yang disebut programmer. Program yang disusun secara sistematis dan logis dan dapat menyelesaikan masalah (menghasilkan output) adalah merupakan sebuah algoritma. Secara umum, ada tiga elemen penting yang harus dimiliki mulai dari pembuatan sebuah algoritma (brainware), program untuk menjalankan algoritma (software), dan alat untuk pemrosesan algoritma (hardware) yang secara struktural dapat digambarkan pada Gambar 1.1. dibawah ini.
.Perangkat keras (hardware) merupakan berbagai peralatan yang terdapat di dalam suatu sistem komputer seperti papan ketik (keyboard), layar (monitor), disk, memori, dan unit pemroses (CPU=Central Processing Unit). Perangkat keras sebuah komputer terdiri dari enam unit (logika) yang saling berhubungan membentuk suatu organisasi komputer yaitu:
(i) Unit input, yang digunakan untuk menerima masukan data dan/atau program komputer dari berbagai alat masukan (input devices) dan menempatkannya ke unit lain sedemikian rupa sehingga dapat diproses.
(ii) Unit output, yang digunakan untuk menyimpan data atau informasi yang telah diproses oleh komputer dan menempatkannya pada berbagai alat output (output devices) sehingga dapat digunakan oleh pengguna.
(iii) Unit memori, yang sering disebut sebagai memori utama digunakan untuk menyimpan atau menampung masukan dari unit input, sehingga data (informasi) tersebut selalu tersedia untuk diproses pada saat dibutuhkan.Unit ini juga menampung hasil proses komputer sampai diperlukan oleh unit output.
(iv) ALU(Arithmetic and Logic Unit), yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika (perhitungan) seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Disamping itu, ALU juga bertugas untuk melakukan keputusan dari suatu operasi logika dasar maupun operasi boolean sesuai dengan instruksi program seperti sama dengan (=), tidak sama dengan (≠), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (), dan lebih besar atau sama dengan (>), dan lain-lain.
(v) CPU (Central Processing Unit) merupakan ”brain” atau ”processor” dari sebuah komputer yang merupakan koordinator dan penanggung jawab bagi operasi unit-unit lainnya. Unit ini menyampaikan informasi pada unit input, menentukan kapan informasi harus dibaca ke dalam unit memori, dan pada unit output, kapan harus mengirim informasi dari memori ke alat-alat output.
.(vi) Secondary storage unit, yaitu media penyimpan data dan/atau program yang non-volatile berupa Flash Drive, Optical Disc, Magnetic Disk, Magnetic Tape. Media ini biasanya daya tampungnya cukup besar dengan harga yang relatif murah.
Program untuk menjalankan suatu komputer disebut dengan perangkat lunak (software). Dalam perangkat lunak termasuk sistem operasi, bahasa pemrograman, dan program aplikasi. Sistem operasi (operating system) atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan layanan inti dan umum maupun kontrol dan manajemen perangkat keras (hardware) serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi bisa juga berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Sistem Operasi ini melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar, menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Bilamana beberapa program aplikasi berjalan secara bersamaan, maka
Sistem Operasi akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang menggunakan prosesor (CPU) akan berjalan dengan lancar dan tidak saling mengganggu. Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Secara umum sebuah Sistem Operasi terdiri dari 5 (lima) bagian:
(1) Mekanisme boot yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
(2) Kernel yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
(3) Command Interpreter atau shell yang bertugas membaca input dari pengguna
(4) Library (pustaka) yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang
dapat dipanggil oleh aplikasi lain
(5) Driver untuk berinteraksi
Dewasa ini, sebagian besar Sistem Operasi membolehkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan yang disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa contoh Sistem Operasi yang berkembang saat ini adalah MS-DOS, Microsoft Windows, Unix, Linux, dan Mac-OS. Dalam kuliah ini akan dipelajari Sistem Operasi MS-DOS, Microsoft Windows, dan Linux. Sedangkan bahasa pemrograman akan digunakan Interactive Data Language (IDL) software yang dikeluarkan oleh ITTS Inc. Software ini akan dipelajari dan dikembangkan untuk menghasilkan sebuah algoritma untuk aplikasi penginderaan jarak jauh.
C. Tipe-tipe Algoritma Berdasarkan Format Penulisan
Algoritma adalah independen terhadap bahasa pemrograman tertentu, artinya algoritma yang telah dibuat tidak boleh hanya dapat diterapkan pada bahasa pemrograman tertentu. Penulisan algoritma tidak terikat pada suatu aturan tertentu, tetapi harus jelas maksudnya untuk tiap langkah algoritmanya. Namun pada dasarnya algoritma dibagi menjadi beberapa macam berdasarkan format penulisannya, yaitu:
1. Deskriptif
Algoritma bertipe deskriptif maksudnya adalah algoritma yang ditulis dalam bahasa manusia sehari-hari (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan dalam bentuk kalimat. Setiap langkah algoritmanya diterangkan dalam satu atau beberapa kalimat.
Sebagai contoh misalnya algoritma menentukan bilangan terbesar dari 3 bilangan berikut ini:
.
.
2. Flow Chart (Diagram Alir)
Selain dalam bentuk tulisan, algoritma juga dapat ditulis dalam bentuk diagram-diagram dengan anak panah sebagai penunjuk urutan langkah algoritmanya. Algoritma yang ditulis dengan simbol-simbol demikian yang dinamakan flow chart. Contoh algoritma menentukan bilangan terbesar dari 3 bilangan seperti yang dicontohkan sebelumnya, tetapi ditulis dalam bentuk flow chart.
.
Berikut simbol – simbol Flow Chart yang sering digunakan :
.
D. Pseudocode
Pseudo berarti imitasi dan code berarti kode yang dihubungkan dengan instruksi yang ditulis dalam bahasa komputer (kode bahasa pemrograman). Apabila diterjemahkan secara bebas, maka pseudocode berarti tiruan atau imitasi dari kode bahasa pemrograman.
Pada dasarnya, pseudocode merupakan suatu bahasa yang memungkinkan programmer untuk berpikir terhadap permasalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan syntax dari bahasa pemrograman yang tertentu. Tidak ada aturan penulisan syntax di dalam pseudocode. Jadi pseudocode digunakan untuk menggambarkan logika urut-urutan dari program tanpa memandang bagaimana bahasa pemrogramannya.
Walaupun pseudocode tidak ada aturan penulisan syntax, di dalam buku ini akan diberikan suatu aturan-aturan penulisan syntax yang cukup sederhana agar pembaca dapat lebih mudah dalam mempelajari algoritma-algoritma yang ada di dalam buku ini. Pseudocode yang ditulis di dalam buku ini akan menyerupai (meniru) syntax-syntax dalam bahasa Pascal. Namun dibuat sesederhana mungkin sehingga tidak akan ada kesulitan bagi pembaca untuk memahami algoritma-algoritma dalam buku ini walaupun pembaca belum pernah mempelajari bahasa Pascal.
Contoh algoritma menentukan bilangan terbesar dari tiga bilangan yang ditulis dalam bentuk pseudocode bergaya buku ini.
Contoh-Contoh Algortima

Contoh 1 :

Ada tiga bejana yaitu bejana A, B. Bejana A berisi tinta berwarna merah, bejana B berisi tinta berwarna hijau.

Pertanyaannya adalah : bagaimana caranya agar bejana A dapat terisi dengan tinta berwarna hijau dari bejana B, dan bejana B terisi dengan tinta berwarna merah dari bejana A ?

Dari pertanyaan di atas dapat kita definisikan bahwa untuk memindahkan isi dari bejana A ke bejana B maka dibutuhkan satu lagi bejana kosong, misalnya adalah bejana C.

Maka langkah-langkahnya penyelesaiannya adalah :

Isi bejana C (asalnya kosong) dari bejana A (Tinta Merah)
Isi bejana A (yang sudah kosong) dari bejana B (Tinta Hijau)
Isi bejana B (yang sudah kosong) dari bejana C (Tinta Merah)
Jadi bejana A berisi tinta Hijau, bejana B berisi tinta Merah dan bejana C tetep kosong.



.





Selasa, 16 Desember 2014

Peranan TIK dalam berbagai suatu bidang tertentu

PERANAN TIK DALAM BERBAGAI BIDANG

1. Pendidikan

Artikel TIK akan membahas tentang peran TIK dalam dunia pendidikan. TIK mempunyani peran yang luar biasa dalam bidang pendidikan. Berbagai perangkat lunak seperti microsoft office atau OpenOffice memudahkan para pelajar dalam negerjakan tugas, seperti laporan praktikum dan artike, juga ketika mempresentasikan tugas di kelas.
Sistem pengajaran berbasi multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara, dan video) mampu membuat penyajian suatu topik bahasan menjadi menarik, tidak monoton dna mudah dicerna. Seorang murid atau mahasiswa dapat mempelajari materi tertentu secara mandiri dengan menggunakan komputer yang dilengkapi program yang berbasis multimedia. Dengan sentuhan teknologi komputer, berbagai pelajaran yang sering dianggap sulit, seperti fisika ataupun matematika, dapat disajikan dengan cara yang menarik sehingga siswa menyenangi sekaliugus memahaminya dengan lebih mudah. Teknlogoi berbasis flash biasa digunakan untuk keperluan ini. Bahkan yang namanya belajar bahasa asing pun bisa dilakukan dengan menggunakan komputer.
Berbagai program pembelajaran bahasa asing yang dikemas dalam bentuk CD maupun mengevaluasi ucapan pembelajar. Program bisa mengomentari lafal pembelajar, sesuai dengan penutur asli atau tidak. Karean tidak berinteraksi dengan orang lain, seseorang yang sedang belajar bahasa asing tidak merasa malu mengucapkan kata-kata secara salah. Tanpa terasa mereka pun menguasai cara melafalkan kata-kata tersebut.
Agar proses belajar berlangsung menarik, program bisanya memadukan pendidikan dengan hiburan. onsep ini melahirkan perangkat lunak yang tergolong sebagai edutainment, yang merupakan perpaduan antara education dan entertainement.
Teknologi internet ikut berperan dalam neciptakan e-learning atau pendidikan jarak jauh. Belajar tidak lagi harus dilakukan di kelas, tetapi dari mana saja, sepanjang komputer yang digunakan bisa terhubung ke internet. Bahkan, seseorang bisa kuliah di universitas yang berada di negara lain tanpa harus tinggal di negara bersangkutan.
Berkat internet pula, berbagai buku dalam bentuk digital atau yang diebut sebagai ebook ataupun beragam hasilnya penelitian bisa diperoleh dengan mudah sehingga memudahkan setiap orang yang bermaksud mencari atau mengembangkan pengetahuan

2. Kesehatan

TIK banyak diaplikasikan di bidang medis. Banyak rumah sakit menggunakan sistem informasi untuk menangani transaksi yang berhubungan dengan karyawan, justru medis, dan pasien. Sebagai contoh, sistem informasi digunakan untuk mencatat rekaman medis pasien secara elektronis.
Teknologi informasi juga banyak diterapkan pada berbagai peralatan medis, misalnya pada CT scan (computer tomography).
CT scan adalah alat yang mampu memotret tubuh bagian dalam manusia tanpa perlu melakukan pembedahan. Peralatan ini menggambungkan teknolohi informasi dengan teknologi sinar – X. Bahkan, sekarang sudah ada situs yang dapat mengukur kesehatanmu. Setelah mengikuti instruksi yang ada dalam situs tersebut, kamu dapat mengetahui kesehatanmu. Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter melalui internet, misalnya situs di bawah ini. Kamu dapat melihat informasi seputar pengobatan herbal. Saat ini beberapa rumah sakit juga memanfaatkan internet untuk memuat situs mereka.

3. Kepolisian

Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK dapat masuk kedalam segala bidang termasuk Kepolisian. Kepolisian mengunakan teknologi informasi untuk melakukan berbagai aktifitas. Contoh yang umum adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk pembuatan SIM. Contoh penerapan teknologi informasi tersebut meliputi penggunakan komputer, kamera digita, perekam sidik jari, dan pencetak kartu SIM. Dengan penerapan teknlogi ini makah diharapkan layanan pembuatan SIM dapat diselesaikan lebih cepat.
Teknologi pemampatan gambar memungkinkan penyimpan sidik jari secara elektronis dengan ukuran yang sangat kecil sehingga tidak terlalu meyita ruang penympanan, Smentara itu, teknologi pencocokan pola dapat digunakan untuk memudahkan pencarian sidik jadi yang tersimpan dalam basis data.
Tenologi pengenalan wajah dapat digunakan untuk mengenali wajah para pelaku tindakan kriminal. Teknologi tersebut umumnya menyimpan suatu basis data ayng terdiri atas sktesa wajah atau foto-foto para pelaku. Sebagai contoh. Departemen Kepolisian di California dapat melacak para tersangka dengan cara mencocokkan foto-foto tersangka dengan basis data yang ada.

4. Perbankan

Tak bisa dipungkiri bahwa di era modern ini TIK memiliki peranan di segala bidang termasuk bidang perbankan. Artikel TIK akan membahas tentang peran TIK dalam bidang perbankan.
Sejumlah bank di Indonesia saat ini memanfaatkan TIK untuk meningkatkan layanan kepada para nasabahnya. Sebagai contok, para nasabah dapat mengambil uang dari mesin ATM yang telah tersedia selama 24 jam sehari. Bahkan beberapa bank telah menjalin kerja sama yang memungkinkan nasaba mengambil uang lewat ATM bank lain yang memiliki logo ATM bersama.
Kehadiran telpon seluler pun mengilhami penyelenggaraan bank untuk membuat layanan yang disebut mobile banking atau M-banking. Dengan menggunakan SMS, nasabah sudah bisa memeriksa saldo ataupun melakukan transaksi lainnya seperti membayar biaya telpon rumah dan mentransfer uang ke rekening orang lain.
Layanan lainnya yaitu internet banking. Dengan menggunakan koneksi internet, para nasabah bisa melakukan aktivitas perbankan melalui komputer yang terkoneksi internet. Transaksi internet banking yang bisa dilakukan berupa memeriksa saldo, mentransfer uang, melakukan deposito, melihat sejarah transaksi. Bahkan ada bank yang sudah menyediakan layanan membuka rekening bank online tanpa Anda harus mengantri di bank tersebut.

5. Industri

Dalam bidang industri, komputer digunakan pada proses perencanaan sebuah produk baru melalui program desain, seperti Computer Aided Design (CAD). Gunanya, agar produk yang diinginkan dapat dirancang secara cepat, mudah, dan memiliki ketepatan tinggi. Sebagai contoh, untuk menggambar bentuk desain mobil dibutuhkan waktu yang lama dan relatif sulit apabila dilakukan secara manual. Akan tetapi, dengan program CAD (misalnya, AutoCad) semua itu dapat teratasi. Bahkan, program ini dapat menggambarkan bentuk nyata sebuah desain mobil dilihat dari berbagai sudut (3 dimensi).Pada tahap produksi, digunakan robot yang d¬kendalikan oleh komputer dengan program Computer Numerical Control (CNC) dan Computer Aided Manufacture (CAM). Bahkan, ujicoba ketahanan kendaraan dapat dilakukan dan disimulasikan dengan komputcr.
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa peran TIK dalam bidang industri dan manufaktur sangat besar, di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Sebagai alat bantu untuk merancang produk baru secara cepat, mudah, dan tepat (akurat).

b. Proses produksi dapat dilakukan dengan sesedikit mungkin tenaga manusia sehingga mengurangi resiko fisik yang dapat dialami oleh manusia.

6. Hiburan


Banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil di era globalisasi ini dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat, selama kita menggunakan dan memafaatkan perkembangan ini dengan hal-hal yang positif. Akan lain ceritanya, apabila kita menggunakan perkembangan ini dengan sisi negatif. Salah satu perkembangan TIK yang sangat pesat adalah pemanfaatan media  internet yang diaplikasikan pada dunia hiburan. Adapun penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia hiburan salah satunya adalah sebagai berikut:

Penggunaan komputer di dunia hiburan memudahkan dalam penyajian informasi.
Dalam dunia pertelivisian dan perfilman, komputer digunakan dalam pembuatan film-film yang memerlukan animasi khusus, misalnya film kartun maupun yang memerlukan efek-efek khusus.
Paket-paket aplikasi untuk animasi dan efek merupakan program-program yang sering digunakan dalam pembuatan animasi dan efek-efek tersebut
Dalam bidang permainan, penggunaan komputer digunakan untuk mengisi waktu senggang dengan program-program permainan (game) yang bermacam-macam.
Saat ini program-program permainan game telah dibuat dan banyak ditemui di pasaran dengan berbagai permainan.
Bidang rekaman, Dengan menggunakan komputer kita akan menghasilkan hasil rekaman yang lebih baik. Kita juga dapat mengatur dan mengeditnya. Kita juga dapat mengatur suara yang kita inginkan dengan menggunakan komputer.



Kamis, 11 Desember 2014

algoritma dan pemrograman


1.1   Konsep Dasar

Algoritma merupakan fondasi yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa yang ingin menyelesaiakan sebuah permasalahan logika secara terstruktur, efektif dan efisien yaitu yang ingin menyusun program computer untuk menyelesaikan suatu persoalan.



1.2   Defisini Algoritma

Ada beberapa definisi algoritma diantaranya adalah :

Algoritma adalah penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam bentuk kalimat dengan jumlah kata terbatas tetapi tersusun secara logis dan matematis.
Algoritma adalah suatu prosedur yang jelas untuk menyelesaikan suatu persoalan dengan menggunakan langkah-langkah tertentu dan terbatas jumlahnya.
Algoritma adalah susunan langkah yang pasti, yang bila diikuti maka akan mentransformasi data input menjadi output yang berupa informasi.


1.3   Sejarah Algoritma

Sejarah mencatat bahwa algoritma berasal dari sebuah kata al-khawarizmi yang berasal dari seorang muslim yang bernama lengkap Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Kwarizmi, beliau merupakan ahli matematika dan astronomi dari Persia, dan juga merupakan penulis buku “Aljabar wal Muqobala”. Beliau dianggap sebagai pencetus pertama algoritma karena di dalam buku tersebut Abu Ja’far menjelaskan langkah-langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan arirmatika (aljabar).



1.4   Ciri-ciri Algoritma

Menurut Donald E. Knuth penulis buku algoritma abad XX, menyatakan bahwa ada beberapa ciri algoritma, yaitu :

Algoritma mempunyai awal dan akhir, suatu algoritma harus berhenti setelah mengerjakan serangkaian tugas. Dengan kata lain, suatu algoritma memiliki langkah yang terbatas.
Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat, sehingga tidak memiliki arti ganda, tidak membingungkan (not ambiguous)
Memiliki masukan (input) atau kondisi awal
Memiliki keluaran (output) atau kondisi akhir
Algoritma harus efektif, bila diikuti benar-benar maka akan menyelesaikan masalah.


1.5   Sifat Algoritma

Sesuai dengan ciri-ciri dari algoritma pada penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sifat suatu algoritma adalah :

Input : Suatu algoritma mempunyai input atau kondisi awal sebelum dilaksanakan, bias berupa nilai-nilai peubah yang diambil dari himpunan khusus.
Output : Suatu algoritma akan menghasilkan output setelah dilaksanakan. Suatu algoritma akan mengubah sebuah kondisi awal menjadi kondisi akhir, dimana nilai output diperoleh dari nilai input yang telah diproses melalui algoritma.
Definiteness : Langkah-langkah yang dituliskan dalam algoritma terdefini dengan jelas sehingga mudah dilaksanakan oleh pengguna algoritma.
Finiteness : Suatu algoritma harus memiliki kondisi akhir atau output setelah sejumlah langkah yang terbatas jumlahnya dilakukan terhadap setiap kondisi awal atau input yang diberikan.
Effevtiveness : Setiap langkah dalam algortima dilaksanakan dalam suatu selang waktu tertentu sehingga pada akhirnya didapatkan solusi sesuai dengan yang diharapkan.
Generality : Langkah-langkah algoritma berlaku untuk setiap himpunan input yang sesuai dengan persoalan yang diberikan, tidak hanya untuk himpunan tertentu.


1.6   Struktur Algoritma

Agar algoritma yang ditulis lebih teratur, maka struktur algoritma sebaiknya dibagi  ke dalam beberapa bagian. Diantaranya :

Bagian kepala (header) : memuat nama algoritma serta informasi atau keterangan tentang algoritma yang ditulis
Bagian Deklarasi ( definisi variable ) : memuat definisi nama variable, nama tetapan, nama prosedur, nama fungsi, tipe data yang akan digunakan dalam algoritma.
Bagian Deskripsi (rincian langkah ) : memuat langkah-langkah penyelesaian masalah, termasuk beberapa perintah seperti baca data, tampilkan, ulangi, yang mengubah data input menjadi output.
Contoh berikut ini adalah struktur algoritma. Algoritma ini akan menghitung luas sebuah luas lingkaran dengan input jejari lingkaran tersebut. Luas lingkaran adalah phi*jari*jari.

Algoritma Luas_lingkaran

{Menghitung sebuah luas lingkaran apabila jari-jari tersebut diberikan}

Deklarasi

{Definisi nama tetapan}

Const phi = 3.14;

{Definisi nama peubah/variabel}

Real jari-jari, Luas;

Deskripsi

Read(jari-jari);

Luas = phi * jari-jari * jari_jari;

Write(Luas);



1.7   Defisini Pemrograman

Pemrograman adalah aktifitas yang berhubungan dengan pembuatan program dengan mengikuti kaidah bahasa pemrograman tertentu. Dalam konteks pemrograman terdapat sejumlah bahasa pemrograman seperti Pascal, C, C#, dan BASIC.

Adapun secara garis besar bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi :

Bahasa pemrograman tingkat tinggi ( high-level language )
Adalah bahasa pemrograman yang berorientasi kepada bahasa manusia. Program yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh manusia, biasanya menggunakan bahasa inggris, misalnya IF, FOR, While, dll.

Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah : C, C#, BASIC, PHP, VB, VB.NET, JAVA, dll.

Bahasa pemrograman tingkat rendah ( low-level language )
Adalah bahasa pemrograman yang berorientasi kepada mesin. Bahasa ini hanya menggunakan kode biner ( hanya mengenal bilangan 0 dan 1 ) atau suatu kode sederhana untuk menggantikan kode-kode tertentu dalam system biner.

Contoh : kode ASCII yang merepresentasikan karakter ke dalam bilangan biner.



1.8   Langkah-langkah penyelesaian masalah dengan Pemrograman

Sebelum dapat menyelesaikan masalah dengan program, terdapat langkah-langkah yang perlu dilakukan terlebih dahulu :

Menganalisis masalah
Yaitu tindakan untuk mengidentifikasi informasi yang menjadi keluaran pemecahan masalah dan data-data yang menjadi masukan.

Dengan kerangka pemecahan masalah = Masukan -> Algoritma -> Keluaran

Membuat algoritma
Yaitu menuangkan ide dari pengidentifikasian masalah ke dalam bentuk algoritma baik dengan menggunakan Flowchart atau PseudoCode

Menuangkan algortima ke dalam bentuk program.
Yaitu proses membuat kode dengan menggunakan sebuah  bahasa pemrograman untuk mendapatkan hasil sesuai dengan permasalahan

Mengeksekusi dan menguji program (implementasi).
Yaitu proses pengujian terhadap suatu program yang digunakan, apakah nantinya berhasil sesuai yang diharapkan atau masih terjadi kesalahan-kesalahan.



1.9   Contoh-Contoh Algortima

Contoh 1 :

Ada tiga bejana yaitu bejana A, B. Bejana A berisi tinta berwarna merah, bejana B berisi tinta berwarna hijau.

Pertanyaannya adalah : bagaimana caranya agar bejana A dapat terisi dengan tinta berwarna hijau dari bejana B, dan bejana B terisi dengan tinta berwarna merah dari bejana A ?

Dari pertanyaan di atas dapat kita definisikan bahwa untuk memindahkan isi dari bejana A ke bejana B maka dibutuhkan satu lagi bejana kosong, misalnya adalah bejana C.

Maka langkah-langkahnya penyelesaiannya adalah :

Isi bejana C (asalnya kosong) dari bejana A (Tinta Merah)
Isi bejana A (yang sudah kosong) dari bejana B (Tinta Hijau)
Isi bejana B (yang sudah kosong) dari bejana C (Tinta Merah)
Jadi bejana A berisi tinta Hijau, bejana B berisi tinta Merah dan bejana C tetep kosong.


contoh-contoh program sederhana yang menggunakan bahasa C++.
Program sederhana yang saya tulis diantaranya :
 konversi jam, menit dan detik
  konversi dari cm ke km,m,cm menggunakan modulus
  Konversi desimal ke hexa, biner dan oktal
  Menghitung akar persamaan kuadrat
  Menghitung deret fibonaci dengan looping for


1. Konversi jam, menit dan detik

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main (){
        int jam =3600;
        int menit =60;
        int a, b, c, d, e, f;
        a=4*jam+56*menit+12;
        b=3*jam+21*menit+56;
        c=10*jam+34*menit+1;
        d=8*jam+32*menit+31;
        e=6*jam+42*menit+11;
        f=a+b+c+d+e;
        cout<<"hasil dari 4jam 56 menit 12 detik kedetik adalah "<<a<<endl;
        cout<<"hasil dari 3jam 21 menit 56 detik kedetik adalah "<<b<<endl;
        cout<<"hasil dari 10jam 34 menit 1 detik kedetik adalah "<<c<<endl;
        cout<<"hasil dari 8jam 32 menit 31 detik kedetik adalah "<<d<<endl;
        cout<<"hasil dari 6jam 42 menit 11 detik kedetik adalah "<<e<<endl;
        cout<<"jumlah total dari konversi tersebut adalah "<<f<<endl;
getch ();      
}

2. konversi dari cm ke km,m,cm menggunakan modulus
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

void main () {
     int cm,m,km,a,b,c;
     cout<<"konversi dari cm ke km,m,cm:"<<endl;
     cout<<"masukan nilai a:";
     cin>>a;
     km=a/100000;
     b=a%100000;
     m=b/100;
     c=b%1000;
     cm=c;
     cout<<endl<<endl;

     cout<<"km="<<a/100000<<endl<<endl;
     cout<<"m="<<b/100<<endl<<endl;
     cout<<"cm="<<c<<endl<<endl;
getch ();
}

3. Konversi desimal ke hexa, biner dan oktal
cout<<"Program Konversi Bilangan\n\n";
cout<<"Masukkan bilangan desimal : ";
cin>>input;
dectohex(input);
dectobin(input);
dectooc(input);
getch();
}

void dectobin(int input)
{    
cout << input <<" dalam Biner adalah ";
for(int x=0; x<input;)
{
++counter;
c[counter] = input % 2;
input = input / 2;
}
while(counter>0)
{
cout << c[counter];
--counter;
}
cout<<"\n";
}

void dectohex(int input)
{
cout << input <<" dalam Hexadesimal adalah ";
for(int x=0; x<input;)
{
++counter;
c[counter] = input % 16;
input = input / 16;
}

while(counter>0)
{
if(c[counter]==15)
{
cout<<"F";      
}
else if(c[counter]==14)
{
cout<<"E";
}
else if(c[counter]==13)
{
cout<<"D";
}
else if(c[counter]==12)
{
cout<<"C";
}
else if(c[counter]==11)
{
cout<<"B";
}
else if(c[counter]==10)
{
cout<<"A";
}
else
{
cout<<c[counter];
}
--counter;
}
cout<<"\n";
}

void dectooc(int input)
{    
cout << input <<" dalam Oktal adalah ";
for(int x=0; x<input;)
{
++counter;
c[counter] = input % 8;
input = input / 8;
}
while(counter>0)
{
cout << c[counter];
--counter;
}
cout<<"\n";
}

4. Menghitung akar persamaan kuadrat



#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <math.h>

   void main () {
   float a,b,c,x1,x2;

   cout<<"masukan nilai a : ";
   cin>>a;
   cout<<"masukan nilai b : ";
   cin>>b;
   cout<<"masukan nilai c : ";
   cin>>c;

   cout<<endl<<endl;
   x1=(b+sqrt(b*b-4*a*c))/2*a*c;
   x2=(b-sqrt(b*b-4*a*c))/2*a*c;

   cout<<"x1="<<x1<<endl<<endl;
   cout<<"x2="<<x2<<endl<<endl;

getch ();
}

5. Menghitung deret fibonaci dengan looping for



#include <iostream.h>

#include <conio.h>



void main () {
int a,b,c,i;
cout<<"program menghitung deret fibonaci"<<endl<<endl;

    cout<<"masukan bilangan pertama=";
    cin>>a;
    cout<<"masukan bilangan kedua=";
    cin>>b;

    for (i=0; i<=10; i++){
    c=a+b;

    cout<<c<<endl;
    a=b;
    b=c;
    }
getch ();
}


Kamis, 04 Desember 2014

perkembangan teknologi informasi dan komunikasi


Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.

1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.

Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap  sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya .
Pada tahun105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.

2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

Tahun 1973 – 1990

Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

 Tahun 1991 – Sekarang

Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.